このエントリーをはてなブックマークに追加


ID 70307
FullText URL
Author
Ibrahim, Juliani Departement of Public Health, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Muhammadiyah Makassar
Takahata, Yoko Nursing of Department, Graduate School of Health Science, Okayama University
Ibrahim, Sukaeni Faculty of Medicine, Bosowa University
Abstract
Sustainable health development efforts amid infectious disease outbreaks such as Coronavirus disease 2019 (COVID-19) require a resilient maternal health system. With cases rising globally and across Asia, Indonesia faces significant disruptions in essential services. A critical research gap exist in utilizing adjusted time-series analysis to isolated pandemic impact from seasonal variation in urban Indonesia. This study evaluates trends in antenatal care (ANC) visits (January 2019–December 2020) at three Community Health Centres in Makassar: Bara-Baraya, Jongaya and Batua using Interrupted Time Series (ITS) analysis. Findings reveal a significant decline in visits during the second and third quarters of 2020, primarily due to transmission fears. We suggest integration of telemedicine and home visits to maintain continuity of care. Although focused on urban Makassar, these results are an important reference for health and offer applicable solutions for other developing countries facing resource constraints. This study emphasizes the need for inclusive prevention strategies to protect maternal health in urban and rural areas in low- to middle-income countries during systemic health crises.
抄録(別言語)
Upaya pengembangan kesehatan berkelanjutan di tengah wabah penyakit menular seperti COVID-19 memerlukan sistem kesehatan ibu yang tangguh. Dengan kasus yang terus meningkat secara global dan di seluruh Asia, Indonesia menghadapi gangguan signifikan pada layanan esensial. Terdapat kesenjangan penelitian kritis dalam memanfaatkan analisis time-series yang disesuaikan untuk memisahkan dampak pandemi dari variasi musiman di Indonesia perkotaan. Studi ini mengevaluasi tren kunjungan perawatan antenatal (ANC) (Januari 2019–Desember 2020) di tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Makassar: Bara-Baraya, Jongaya dan Batua menggunakan analisis Interrupted Time Series (ITS). Temuan menunjukkan penurunan signifikan dalam kunjungan selama kuartal kedua dan ketiga tahun 2020, terutama disebabkan oleh kekhawatiran akan penularan. Kami menyarankan integrasi telemedisin dan kunjungan rumah untuk menjaga kelangsungan perawatan. Meskipun berfokus pada Makassar perkotaan, hasil ini menjadi acuan penting bagi kesehatan dan menawarkan solusi yang dapat diterapkan bagi negara-negara berkembang lain yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Studi ini menekankan perlunya strategi pencegahan inklusif untuk melindungi kesehatan ibu di daerah perkotaan dan pedesaan di negara-negara berpendapatan rendah hingga menengah selama krisis kesehatan sistemik.
Keywords
antenatal care
covid-19
interrupted time series
maternal health
neonatal birth
Published Date
2025-12-31
Publication Title
Al-Sihah: The Public Health Science Journal
Volume
volume17
Issue
issue2
Publisher
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Start Page
110
End Page
118
ISSN
2548-5334
Content Type
Journal Article
language
English
OAI-PMH Set
岡山大学
Copyright Holders
©The Authors 2025.
File Version
publisher
DOI
Related Url
isVersionOf https://doi.org/10.24252/al-sihah.v17i2.58893
License
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
助成番号
Ibrahim, J., Takahata, Y., & Ibrahim, S. (2025). Trend of adjusted antenatal care visits on pregnant women and neonatal during the COVID-19 pandemic: Findings from a three districts survey in 2021. Al-Sihah: The Public Health Science Journal, 17(2), 110–118. https://doi.org/10.24252/al-sihah.v17i2.58893